Return to site

Google Doodle Diciptakan Jennifer Hom, Terinspirasi Eiji Tsuburaya

Google Doodle

· News

Cineam - Homepage Google hari Selasa berubah menjadi sebuah game sang pembuat film interaktif untuk merayakan ulang tahun legenda sang pembuat film Godzilla. Eiji Tsuburayathrilleryang lahir 114 tahun lalu. Warna-warni doodle diciptakan oleh Jennifer Hom yang terinspirasi oleh pembuatan film legendaris Tsuburaya ini. Dia terinspirasi karena etos kerjanya yang begitu tinggi rmenjadi salah satu contoh karena kerja yangteliti dengan waktu cepat. Dan juga mendorong pemain untuk menyelesaikan tugas dengan cepat dan akurat pada set film digital. Termasuk tugas menyiapkan alat peraga, mengarahkan pencahayaan dengan pas sewaktu kamera membidik sang aktor dengan memakai kostum rakasa dalam hitungan detik.

Eiji Tsuburaya adalah sutradara Jepang yang berhasil menciptakan film Godzilla. Keberhasilannya pembuatan filmnya banyak sekali diantaranya film fiksi ilmiah seperti Godzilla (1954), Mothra (1961) dan Mothra Vs. Godzilla (1964). Studio produksinya masih memperpanjang film asli ciptaannya, dengan menggunakan ultraman sebagai aktor utamanya.Taktik kreatif Tsuburaya ini masih tercermin hari ini di televisi dan bioskop, dan yang paling terkenal di Guillermo del Toro Pasifik Rim. Google doodler Home bahkan menghubungkan karyanya sebagai inspirasi untuk Evangelion dan Power Rangers.

"Saya memutuskan untuk membuat doodle yang bisa menunjukkan bagaimana dan menyenangkannya pembuatan film ini yang serba cepat, dan benar-benar kacau proses pembuatan filmnya tapi begitu teliti," kata Jennifersetelah kembali dari studio Tsuburaya ini yang berlangsung lama, Tsuburaya Productions, yang dia gambarkan wkatu kunjungannya kesana. Studio masih mempertahankan tradisi lama menggunakan buatan tangan yang dilakukan dengan menggunakan tenaga ahli seperti alat peraga dan set untuk produksi. Ketelitian adalah sesuatu yang di pegang erat oleh mereka, karena kesalahan yang terjadi dapat merusak alat peraga yang di jadikan alat dalam pembuatan film tersebut.

Jennifer menjelaskan bahwa setiap anggota atau kru memiliki pekerjaan tertentu dan sistem tertentu yang mereka selesaikan dalam pekerjaannya. "Dan timbul rasa untuk menghormati tradisi dan warisan yang mereka tegakan melalui kerajinan mereka," katanya.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly